spot_img
spot_img
BerandaNASIONALCek Kesehatan Gratis: Program Nasional Rp4,7 Triliun yang Resmi Diperluas, Manfaatkan Sebelum...

Cek Kesehatan Gratis: Program Nasional Rp4,7 Triliun yang Resmi Diperluas, Manfaatkan Sebelum Terlambat

Cek Kesehatan Gratis resmi diperluas oleh Kementerian Kesehatan sebagai layanan preventif yang dapat diakses seluruh masyarakat tanpa biaya. Program nasional ini dirancang untuk meningkatkan skrining kesehatan sejak dini di seluruh Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa layanan ini terbuka untuk semua penduduk. Masyarakat hanya perlu datang ke fasilitas kesehatan terdekat atau mendaftar melalui aplikasi resmi. “Semua gratis,” ujarnya.

Cek Kesehatan Gratis: Tiga Cara Resmi Mendaftar

1. Aplikasi SATUSEHAT Mobile

  • Unduh aplikasi melalui Play Store atau App Store.
  • Masuk ke menu Cek Kesehatan Gratis, pilih Tiket Pemeriksaan.
  • Isi data diri seperti NIK, nama, dan nomor telepon.
  • Pilih tanggal dan fasilitas kesehatan.
  • Tiket akan muncul di aplikasi dan ditunjukkan saat pemeriksaan.

2. WhatsApp Chatbot Kemenkes

  • Kirim pesan ke 0811-10-500-567.
  • Pilih layanan Cek Kesehatan Gratis.
  • Isi data sesuai instruksi, pilih jadwal serta lokasi pemeriksaan.
  • Tiket dikirimkan langsung via WhatsApp dan dapat digunakan di fasilitas kesehatan pilihan.

3. Daftar Langsung ke Puskesmas

  • Datang membawa KTP/KIA atau identitas lain.
  • Petugas melakukan pendaftaran melalui sistem ASIK.
  • Warga tanpa NIK tetap bisa dibantu.
  • Peserta mengisi skrining mandiri sebelum pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan dalam Program CKG

Cek Kesehatan Gratis menyediakan skrining lengkap untuk seluruh kelompok usia, mulai bayi hingga lansia. Layanan meliputi:

  • Tekanan darah
  • Gula darah
  • Kolesterol
  • Indeks Massa Tubuh (IMT)
  • Skrining kanker
  • Skrining kesehatan mental

Aji Muhawarman menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah mendeteksi penyakit sejak dini agar dapat dicegah atau ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi serius.

Ekspansi Layanan dan Sebaran Fasilitas

Kemenkes memperluas Cek Kesehatan Gratis dengan menghadirkan mobile service di berbagai lokasi publik seperti komunitas, pasar, tempat kerja, hingga bandara. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau wilayah dengan akses kesehatan terbatas.

Saat ini, program telah tersedia di:

  • lebih dari 10.000 puskesmas
  • 15.000 klinik di seluruh Indonesia

Pendaftaran dapat dilakukan mulai H–7 sebelum ulang tahun hingga H+30 setelah ulang tahun. Untuk peserta yang lahir Januari–Maret 2025, masa pendaftaran diperpanjang hingga 30 April 2025.

Anggaran dan Target Nasional

Program Cek Kesehatan Gratis memiliki alokasi anggaran Rp4,7 triliun dari APBN 2025. Pemerintah menargetkan:

  • 60 juta peserta pada tahap awal
  • Cakupan penuh seluruh 280 juta penduduk Indonesia sebagai sasaran akhir

Ajakan Pemerintah: Manfaatkan Layanan Tanpa Biaya

Aji Muhawarman mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program ini.
“Pemerintah ingin memastikan semua orang punya akses ke layanan kesehatan — jangan biarkan satu pun tertinggal,” tegasnya.

Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang belum rutin memeriksakan kesehatan, karena memberikan informasi penting terkait kondisi tubuh tanpa biaya apa pun.

BERITA TERBARU

Iklan

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

DUKCAPIL

Related News